How to live a content life? (Bahasa Edition)

How to live a content life? (Bahasa Edition)

Berawal pada suatu siang di Djournal, Cilandak Town Square. Sudah lama saya tidak berkunjung kesini, tempatnya baru direnovasi dan banyak sekali perubahan yg terjadi disini. Dahulu kira-kira 4 tahun yang lalu, hampir setiap weekend saya pasti absen disini. Di kantor lama saya, setiap weekend selalu ada hal-hal yang perlu dikerjakan karena berkaitan dengan kegiatan operasional harian. Thank God, sekarang sudah tidak begitu. Ada peningkatan laa ya, weekend sekarang saya bisa rest dan bisa berkarya diluar kegiatan kantor.

Pada kesempatan kali ini saya ingin bercerita pengalaman saya ketika membaca buku Simple Truth yang merupakan sebuah karya dari Pastor Sidney Mohede. Beliau terkenal sebagai seorang pemimpin pujian dan penulis lagu, tidak sebagai penulis buku. Tapi saya bisa benar-benar merasakan apa yang ka Sidney ingin bagikan melalui karyanya ini. Saya tidak mau bahas tentang buku ka Sidney, tapi saya recommended kalian yang ingin baca buku yang ringan tapi berisi, tidak penuh dengan tulisan dan ada gambar juga, buku “Simple Truth” ini bisa banget jadi bacaan kalian.

This article begins when I read this. It hit me deep and trigger the urge to make this louder so more people could learn about this.

Being content with what we have, makes poor men rich. Craving for more than our portion, makes rich men poor. – Sidney Mohede.

Disini saya jadi berpikir apakah hidup penuh (content life) versi yang saya miliki? Apakah itu soal berlimpah uang? Apakah itu ketika semua kebutuhan saya sudah terpenuhi? atau Apakah ketika saya bisa memenuhi kebutuhan orang-orang disekitar saya?

Pada kesempatan ini saya ingin membagikan buah pikiran yang saya dapat. Jujur, ketika menghadapi pertanyaan “Apakah hidup penuh (content life) versi kamu sendiri?”, yuk share pendapat kalian di kolom comment akhir artikel ini ya.

Bagaimana memiliki “HIDUP PENUH” di kehidupan ini? Ada 3 poin yang saya mau bagikan, saya singkat menjadi M.F.D. Pertama yaitu, CONTENT LIFE starts in our Mind. Hidup penuh tidak selalu mengenai apa yang kita miliki secara harafiah. Hidup penuh adalah sebuah kondisi pikiran (state of mind). Pengalaman dan setiap moment yang kita pilih terjadi dalam hidup kita merupakan salah satu bahan bakar untuk hidup kita bisa penuh. Bayangkan apa yang sudah kita capai di tahun ini? Sudah berjalan 4 bulan di 2021, apakah sudah banyak hal yang kita berhasil capai? Apakah catatan-catatan dan goal yang kita punya di awal tahun sudah ada yang tercapai atau lagi on process? Manusia adalah mahkluk social, pengalaman hidup kita dapat saya bilang sebagai sebuah mata-uang ketika kita berkomunikasi dengan manusia lain. Memang bisa kita mengutip dari buku tertentu, atau dari cerita kerabat yang pernah kita dengar, tapi ketahuilah impact dan pesan yang tersampaikan akan jauh berbeda dibandingkan cerita yang kita alami sendiri. Fakta yaitu semua manusia akan meninggal, yuk kita pilih untuk ciptakan momen yang tidak terlupakan di waktu yang kita miliki dengan orang yang kita kasihi.

Kedua, F merupakan Focus. Kita hidup di jaman yang serba cepat dan instant. Jaman ini merupakan masa yang damai, walaupun masih ada terjadi perpecahan dan perang dalam bentuk fisik dan Angkatan bersenjata di beberapa bagian di dunia. Teknologi menolong kita dalam proses sebuah bisnis, menolong dalam kegiatan administrative bahkan hingga dalam perilaku kita sehari-hari. Dari alat untuk berkomunikasi, hingga kegiatan belajar-mengajar sangat bergantung kepada teknologi dan internet di masa ini. Sangat mudah untuk kita hilang focus, atau focus pada beberapa hal di waktu yg bersamaan, well itu sama saja tidak focus. Fokus merupakan kegiatan mengerahkan atensi dan pikiran kita ke suatu hal tanpa memikirkan hal lain di periode waktu tersebut. Fokus seringkali berkaitan dengan tujuan, contohnya hari ini saya ada janji malam nanti di daerah Jakarta Selatan, saya tinggal di Jakarta Barat. Karena saya sudah menentukan tujuan untuk pergi ke Jakarta Selatan hari ini, maka saya bisa berada di Jakarta Selatan sekarang. Di Jakarta banyak moda transportasi yang bisa dipilih, dari online via Grab atau Gojek, Busway, MRT, dsb. Ketika saya sudah mengetahui tujuan yang saya mau capai, cara mencapai tujuan nya ada banyak, jadi janganlah kuatir berlebihan dan yuk kita atur focus kita. Fokus itu seperti otot. Otot akan menjadi semakin terbangun ketika kita sering latian, focus kita juga sama, semakin kita membiasakan diri utk focus, semakin juga focus kita semakin tajam dan lama tentunya.

Terakhir yang tidak kalah penting yaitu D, Decision. Sadarkah kita, bahwa adalah keputusan kita untuk hidup penuh. Hidup penuh bukanlah sebuah keadaan yang akan terjadi dengan sendirinya. Tidak ada yang lebih mudah, antara orang miskin yang memilih memiliki mentalitas hidup penuh dalam kekurangannya, atau orang kaya yang memilih mentalitas hidup penuh dalam kepenuhannya. Setiap scenario punya tantangannya masing-masing, yang bisa kita minimalisir menjadi tantangan adalah comparison/membandingkan. Tidak ada hal baik yang kita dapat dari membandingkan hidup kita dengan orang lain. Lingkungan kita, social media kita, memudahkan kita untuk terus update apa yang terjadi di dunia ini, bahkan apa yang sedang teman kita kerjakan tanpa mengobrol dengan orangnya. Di masa perang dunia, untuk bisa hidup saja sudah anugerah, untuk bisa makan sudah bersyukur. Semakin nyaman hidup yang kita jalani, janganlah menjadi halangan untuk kita stop untuk bertumbuh dan memiliki kepenuhan dalam hidup. Ingat, dimulai dari keputusan. Keputusan untuk tidak egois. Keputusan untuk tidak membandingkan. Keputusan untuk mendedikasikan hidup kita ke tujuan yang lebih besar dari diri kita sendiri. Hidup menghidupi diri sendiri tidaklah mudah, tetapi hidup menghidupi diri sendiri + kepentingan orang lain tidak juga menjadi lebih sulit dari menghidupi diri sendiri. Karena yang saya yakini adalah, setiap problematika yang kita hadapi tidaklah lebih besar dari apa yang kita mampu untuk lakukan. Jadi, bila kita dalam kondisi yang sulit, janganlah berhenti. Teruslah berupaya dengan apa yang kita miliki. Keputusan untuk terus melangkah adalah kehidupan.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a website or blog at WordPress.com

%d bloggers like this: